
Ramadhan selalu menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan melalui berbagai kegiatan yang penuh makna. Tawa anak-anak terdengar memenuhi halaman Yayasan DAIGI pada Sabtu sore, 28 Februari 2026. Sebanyak 40 anak dari empat panti asuhan: Al Hidayah, Al Yasiroh, Al Ma’rifah, dan Pondok Pesantren Nurul Mubarok berkumpul untuk mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang Yayasan DAIGI Selenggarakan. Anak-anak yang hadir merupakan perwakilan tingkat SD hingga SMP dari masing-masing panti.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan hadirnya 12 mahasiswa internasional, terdiri dari 6 mahasiswa dari Vietnam, 3 dari Kenya, dan 3 dari Pakistan. Pertemuan ini menghadirkan suasana kebersamaan lintas budaya dalam momen Ramadhan yang hangat.
Awal Kegiatan Ramadhan: Tadarus Bersama Anak Panti
Acara dibuka dengan sambutan dari Komisaris Yayasan DAIGI, Dr. dr. Harry Parathon, Sp.OG-K, yang menyampaikan harapan agar Ramadhan menjadi momentum untuk mempererat kepedulian dan kebersamaan. Setelah itu, para peserta melaksanakan shalat Ashar berjamaah.
Usai shalat, peserta melanjutkan kegiatan dengan tadarus bersama, dengan Umi Rofi dari Panti Asuhan Al-Yasiroh sebagai pemandu. Anak-anak membaca surat-surat pendek mulai dari Al-Kautsar hingga An-Nas, kemudian lanjut dengan Al-Fatihah dan doa khatmil Qur’an sebagai penutup. Suasana yang tenang dan khidmat menjadi pembuka kebersamaan dalam kegiatan Ramadhan sore itu.
Kebersamaan Anak Panti dan Mahasiswa Internasional dalam Games
Suasana berubah menjadi lebih riuh ketika para mahasiswa internasional berkenalan kepada peserta, anak-anak terlihat antusias mendengarkan cerita tentang negara asal mereka, bahkan beberapa di antaranya berani mengajukan pertanyaan.
Keceriaan semakin terasa saat peserta mengikuti berbagai permainan kelompok, seperti estafet pingpong dan estafet kalimat. Anak-anak bermain bersama kakak-kakak mahasiswa internasional, sehingga menciptakan suasana penuh tawa sekaligus mempererat kebersamaan.
Tausiah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama
Menjelang waktu berbuka, suasana kembali menjadi lebih khidmat dengan lantunan shalawat bersama iringan rebana dari Pondok Pesantren Nurul Mubarok. Setelah itu, Ustadz Musiyono menyampaikan tausiah Ramadhan tentang pentingnya mengucapkan kalimat tayyibah dalam kehidupan sehari-hari.
Saat azan Maghrib berkumandang, seluruh peserta pun berbuka bersama. Salah satu hidangan yang menarik perhatian adalah minuman khas Vietnam bernama Dừa tắc, yang dibuat oleh mahasiswa asal Vietnam. Bagi banyak peserta, ini menjadi pengalaman baru menikmati minuman dari negara lain dalam suasana Ramadhan yang hangat.
Setelah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, para peserta melanjutkan kebersamaan dengan makan malam bersama. Sebelum acara berakhir, Yayasan DAIGI membagikan bingkisan serta santunan kepada anak-anak panti asuhan yang hadir. Kebersamaan sore itu kemudian berakhir dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, Yayasan DAIGI berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, Berbagai program yang Yayasan DAIGI inisiasi hadir untuk memberi manfaat bagi anak-anak serta masyarakat yang membutuhkan.
DOKUMENTASI KEGIATAN
Dokumentasi lengkap dapat dilihat di daigi.id/galeri

Bagi masyarakat yang ingin turut mendukung berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan Yayasan DAIGI, kesempatan untuk berkontribusi selalu terbuka. Dukungan dalam bentuk donasi, sekecil apa pun, akan membantu Yayasan DAIGI menghadirkan lebih banyak program yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.